yungblud 675758 weird press 09826 copy

Tanpa sensor dan selalu rock and roll!

Dalam beberapa tahun terakhir, Yungblud telah menemukan bentuk terbaik dari karya musiknya yang sukses mencuri perhatian para penikmat musik. Kecintaanya pada musik rock and roll yang blak-blakan telah membuat penyanyi dan penulis lagu asal Inggris tersebut bangkit. Berawal dari musisi yang berjuang untuk hidup, Yungblud kini menjadi superstar yang dipuji oleh Rolling Stone sebagai musisi pop punk yang sedang menjalankan misinya. Yungblud juga telah merilis satu album studio penuh, dua EP, dan sebuah album live. Dengan sederet catatan tersebut, Yungblud tetaplah sosok yang menyenangkan dan tidak segan membagikan sederet cerita menarik untuk P! dan beberapa rekan media di Indonesia. Langsung aja yuk simak perbincangan dengan Yungblud berikut ini!

Media: Hai Yungblud, kamu baru saja meriliis single terbaru berjudul "Weird". Ceritakan dong apa yang ingin kamu sampaikan dengan "Weird"!

Yungblud: "Weird" adalah sebuah era yang optimis dari Yungblud. Saat aku sudah dewasa, dunia seakan tidak mau mengenalku. Aku harus berjuang sendiri, menghidupi duniaku sendiri. Namun, ada orang-orang cerdas yang mengelilingiku, di mana mereka tetap berusaha untuk menjadi diri mereka sendiri. Menjadi diri sendiri tanpa mementingkan identitas tertentu.

Jadi, aku menuliskan sebuah lagu yang menceritakan tentang masa-masa teraneh dalam hidupku. Dunia ini sedang aneh. Semua orang ketakutan, ini masa-masa yang aneh dalam hidup. Namun, sekali lagi, kita harus tetap bersatu agar semua baik-baik saja.

M: Kamu mempunyai gaya rambut dan penampilan baru yang sangat berbeda dan penuh warna. Apakah kamu bisa menceritakan tentang inspirasi penampilanmu dan bagaimana kamu bisa menemukan penampilan yang unik itu?

Yungblud: Ini penampilan yang keren sekaligus unik. Penampilan ini juga berkaitan dengan lagu baruku. Awalnya aku dateng ke salon untuk mewarnai rambut dan aku penasaran, apa saja sih warna-warna yang unik? Kemudian aku mendapatkan warna pink, biru, dan ungu.

Orang-orang mungkin menganggap ini aneh, tapi aku ingin punya penampilan yang lebih berwarna. Aku sudah bosan dengan rambut hitam, jadi aku ingin mewarnainya. Aku tidak ingin rambutku berwarna hitam sepanjang waktu.

M: Ceritakan dong tentang bagaimana pembuatan video musik "Weird" selama karantina? Bagaimana kamu mendorong batas kreativitas di masa-masa pandemi seperti ini?

Yungblud: Saat ini, aku terjebak di LA dengan teman-teman terbaikku. Kemudian kami membuat video musik "Weird" dengan biaya sebesar 100 Dollar dan ini mungkin video favoritku yang pernah kami buat bersama. Aku ingin membuat video musik yang terbaik agar membuat semua orang merasakan kebahagiaan dari video itu. Aku teringat ketika aku sedang marah, tersesat, dan aku tidak tahu apa yang terjadi. Aku ingin menunjukkan segala hal yang ada di dalam hidupku tanpa sensor.

M: Bagaimana perasaanmu selama kamu terjebak di rumah?

Yungblud: Sangat buruk, tidak enak, mengerikan, dan aku benci ini. Aku akhirnya melakukan banyak hal yang cukup unik di rumah. Aku juga rindu ibuku selama karantina. Aku minum teh sepanjang hari, seperti English breakfast atau milk and sugar. Setidaknya, ada secangkir teh dalam segala situasi.

weird press 09822 copy

M: Bagaimana dengan album penuh keduamu?

Yungblud: "Weird" akan masuk di album kedua. Pastinya, album ini bercerita tentang hidupku tanpa sensor, tanpa potongan. Tentang bagaimana aku menua dan menyadari segala sesuatu tentang hidup. Lagu-lagunya akan mengeksplorasi segala sesuatu tentang kehidupan, seperti sexual liberation, drugs, love, heart break, depression, self harm, suicide, friendship. Ini akan seperti serial berjudul "Skins" dalam satu album.

M: Bagaimana cara agar tetap kreatif selama masa karantina?

Yungblud: Aku menulis lagu, membuat serial, dan aku terus berpikir sepanjang waktu. Aku memikirkan tentang kesendirian, tempat yang aku rasa paling menakutkan. Jadi aku harus mengeluarkan semua pikiranku itu. Dari situ aku mulai menulis lagu, merekam lagu, dan memproduksinya sendiri. Aku menulisnya dengan ponselku dan itu terdengar sangat gila. Prosesnya sungguh gila, bila lewat Zoom, bisa lewat Facetime.

M: Lagu "Weird" mendapat respon positif dari fans. Bagaimana perasaanmu, terutama bila mengingat bahwa lagu "Weird" sesuai dengan keadaan saat ini?

Yungblud: Aku ingin lagu "Weird" bisa membuat orang-orang merasa hangat dan baik-baik saja. Aku ingin semuanya tetap bersatu.

M: Apa hal pertama yang ingin dilakukan setelah pandemi berakhir?

Yungblud: Aku ingin pergi ke Asia dan mengadakan rock and roll show!

P!: Kesehatan mental menjadi isu yang penting dan kamu pernah menulis lagu tentang hal tersebut. Bagaimana cara untuk memutarbalikkan situasi terburuk menjadi sebuah karya? Kalau sedang berada di titik terendah, apa motivasi terbesar kamu untuk bangkit?

Yungblud: Jujur, ketika aku menulis lagu itu, aku berpikir bahwa aku seperti terhubung dengan orang-orang. Tidak ada yang lebih menyembuhkan selain membuat kamu merasakan apa yang aku rasakan, apa yang aku pikirkan.
Mungkin apa yang aku alami tidak seaneh yang aku pikirkan.

Aku berpikir bahwa, koneksi yang kita dapatkan atau temukan pertama kali, seperti hubungan antara aku dan keluargaku, adalah koneksi yang membuat kita ada. Aku melihat mereka, mereka melihat aku, dan seakan kamu adalah satu-satunya orang yang paling mengerti aku dan apa yang sedang terjadi di kepalaku. Dari kejadian ini, muncul percikan di antara kita yang membuat kita menjadi marah dan gila.

M: Kenapa kamu sering memakai kaus kaki pink? Apakah ada cerita di baliknya?

Yungblud: Aku memesan ratusan kaus kaki pink dan aku merasa ini sederhana. Aku merasa ini bisa menjadi sesuatu yang khas bagi fanbase, di mana aku sebenarnya tidak ingin menyebutnya dengan fans, tetapi teman-teman komunitas atau keluarga. Black Heart Club (salah satu fanbase Yungblud) juga memakai tato hati berwanrna hitam. Jadi kalau tidak suka ditato, teman-teman bisa memakai kaus kaki pink. Orang-orang akan tahu bahwa, saat kamu memakai tato hati atau kaus kaki pink maka kamu adalah bagian dari fanbase.

M: Siapa Influence terbesarmu dalam bermusik?

Yungblud: Lady Gaga, David Bowie, Alex Turner dari the Arctic Monkeys, dan Alicia Keys.

M: Bisakah kamu mendeskripsikan gaya britpop-mu?

Yungblud: Aku memang terbentuk dari genre britpop dan britpop adalah pengaruh terbesar pertama dalam seluruh karierku. Aku tumbuh mendengarkan lagu-lagu seperti Oasis, The Stone Roses, Blur, Johnny Cash, Arctic Monkeys. Aku menganggap Lily Allen dan Amy Winehouse juga britpop dan aku menyukai mereka semua. Mereka membuat lagu-lagu yang membuat kamu merasa ingin hidup selamanya. Itu semua adalah kali pertama aku digerakkan oleh musik, dan setelah aku mendengarkan musik mereka, aku merasa baik-baik saja, terutama kerena musik itu diperdengarkan oleh ayah dan kakekku sepanjang waktu.

M: Kamu sering memainkan lagu pop punk, tapi kamu juga mendapat pengaruh besar dari britpop. Apakah kamu lebih ke arah pop punk atau britpop?

Yungblud: Dari semua influence-ku, aku telah membentuk gaya musikku sendiri. Mulai dari britpop, pop punk, gospel, sampai R&B. Aku ingin mendapatkan sound Kanye West, The Stone Roses baseline, Fall Out Boy, Guns N’ Roses, dan hi-hat Travis Scott.

M: Terakhir, apa yang ingin kamu sampaikan ke para penggemar?

Yungblud: Terima kasih banyak untuk kalian di manapun kalian berada. Aku sudah tidak sabar untuk pergi ke Asia. Sampai jumpa!

Foto-foto: Universal Music Group

Komentar