30coldplay002

Lebih cocok mana nih, judul aslinya atau judul yang baru?

Judul sebuah lagu sama pentingnya sama judul-judul apapun lainnya, kayak judul artikel, judul film, etc. Soalnya, judul lagu bisa jadi "opening door" buat orang tertarik sama isi lagunya. Walaupun lagunya enak dan liriknya bagus, tapi kalo judulnya nggak menarik, orang yang belum pernah dengerin bakalan mikir dua kali buat ngecek. Makanya, secara teori sih, judul tuh harus original, gampang diinget, dan merepresentasikan isi lagunya dengan baik.

Judul yang unik juga bisa bikin si lagu dan penyanyinya jadi memorable. Coba aja kalo lo denger judul lagu "Tubthumping", lo udah pasti tau kalo itu lagunya Chumbawamba. Atau "Viva La Vida" yang pasti langsung inget sama Coldplay. Atau "Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti" dari Banda Neira. Semuanya unik, dan jarang banget dipake sama musisi lain. Nah coba kalo sekarang lo ditanya, "Let Me Love You" tuh lagunya siapa sih? Lo pasti bakalan bingung, karena ada tiga musisi yang punya judul lagu sama persis, Justin Bieber, Ariana Grande dan Ne-Yo. Gitu deh. Makanya, judul sebuah lagu emang super penting.

Banyak hal yang harus dipertimbangin sebelum bikin judul lagu. Nggak sedikit juga musisi yang terpaksa mengubah judul lagunya, karena beragam alasan, dari mulai biar nggak bikin yang denger jadi bingung, judulnya udah pasaran, masalah legal dan hak cipta, sampe gara-gara alasan-alasan aneh ini nih!

1."Out of Limit" - 5 Seconds of Summer

Judul aslinya: "Over the Limit"

Alasan diganti: Sebenernya bukan cuma judulnya aja yang diganti, tapi juga beberapa liriknya akhirnya diganti sama 5SOS demi memastikan 100 persen kalo pendengarnya tau mereka nggak lagi ngomongin tentang mengemudi sambil mabuk, yang sering diasosiasikan sama kata-kata "Over The Limit".

2. "Work From Home" - Fifth Harmony

Judul aslinya: "Work"

Alasan diganti: Satu penyebabnya, yaitu Rihanna. Dalam sebuah wawancara sama Billboard, salah satu personil Fifth Harmony, Dinah Jane bilang kalo sebenernya judul asli lagu mereka adalah "Work". Tapi sebelum dirilis, tiba-tiba aja Rihanna dan Drake duluan ngerilis lagu kolaborasi mereka dengan judul yang sama. Akhirnya biar nggak ketuker dan biar beda, Fifth Harmony terpaksa nambahin kata-kata 'from home' di judul lagunya.

3. "Flawless" - Beyonce

Judul aslinya: "Bow Down / I Been On"

Alasan diganti: Sebelum resmi dirilis, Beyonce udah ngebocorin judul lagunya adalah "Bow Down / I Been On". Tapi lirik utamanya yang berbunyi "Bow down, b*tches" jadi kontroversi di kalangan feminis, yang menganggap kalo lagu itu nggak mencerminkan feminisme yang selama ini selalu digembar-gemborkan Beyonce. Akhirnya demi mengalihkan perhatian dari liriknya yang kontroversial, judul lagunya pun diubah menjadi "Flawless".

4. "Hymn For the Weekend" - Coldplay

Judul aslinya: "Drinks On Me"

Alasan diganti: Menurut sang vokalis, Chris Martin, waktu dia lagi ngedengerin lagunya Flo Rida, tiba-tiba dia kepikiran kalo Coldplay bisa nih bikin party anthem juga. Akhirnya dibikinlah sebuah lagu dengan judul "Drinks On Me". Tapi waktu dia ngasih ide ini ke Guy Berryman, Jonny Buckland, dan Will Champion, mereka semua nggak setuju. Alasannya, kayaknya lirik dan judul "drinks on me" nggak cocok buat fans Coldplay. Akhirnya, dengan musik yang sama, liriknya pun diubah dari "drinks on me" jadi "drink from me", yang merepresentasikan 'the idea of having an angelic person in your life'. Konsep lagunya yang tadinya party anthem berubah jadi lebih spiritual dan diberi judul baru, "Hymn For the Weekend".

5. "Cold" - Kanye West

Judul aslinya: "Theraflu", trus "Way Too Cold"

Alasan diganti: Setelah ngerilis judul lagunya, sebuah perusahaan bernama Theraflu mengkritik Yeezy gara-gara ngegunain nama brand mereka. Buat menghindari gugatan hukum, sang rapper akhirnya ngeganti judul lagunya menjadi "Way Too Cold" serta ngeganti album artworknya juga. Tapi kayaknya keputusannya itu diambil kecepetan, soalnya nggak lama setelah rilis judul dan album artwork yang baru, eh Kanye West mengubah lagi dari "Way Too Cold" menjadi "Cold" aja.

6. "Gentleman" - Psy

Judul aslinya: "Assarabia"

Alasan diganti: Walaupun "Assarabia" tuh sebenernya adalah istilah Korea Selatan buat ngedeskripsiin sesuatu yang memuaskan, Psy takut kata-kata itu salah diinterpretasiin dan dianggap menyinggung komunitas Arab. Akhirnya "Assarabia" diubah jadi "Gentleman". Bukan cuma judulnya aja yang berubah, tapi lirik di dalam lagunya juga ikutan berubah.

Gimana menurut lo, lebih cocok judul yang baru atau judul yang lama?

Komentar

Login to P!