honne provoke

True Feeling from Honne.

 

Beberapa waktu lalu, Honne menjejakan kakinya untuk pertama kali di Jakarta, Indonesia. Kedatangan Honne bukan tanpa sebab, karena duo elektronik soul asal Inggris ini didaulat sebagai penutup gelaran tahunan 7th Music Gallery di Ballroom Kuningan City, pada Sabtu (11/3).

Malam itu, Honne membawakan 14 lagu. Tidak ada satu lagupun absen diikuti oleh sekitar lebih dari tiga ribu penonton yang menyesaki ruangan. Di awal, penampilan Andy Clutterbuck mengatakan “Kami mencintai kalian”, disambut hangat sorakan penonton. Bersama dengan James Hatcher, Andy mengisi malam yang makin panas dengan jejalan manusia dalam ruangan ballroom salah satu mall di Jakarta itu.

Pada hari berikutnya, Provoke! pun berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Andy dan James. Keduanya mengenakan kaos hitam menyapa kami dengan ramah. Berikut ringkasan wawancara kami bersama Honne.

Soal penampilan kalian di 7th Music Gallery, apa tanggapan kalian?

Menakjubkan. Kami tidak berekspektasi akan seramai semalam. Semuanya bernyanyi sangat kencang. Sejauh ini merupakan konser kami yang paling ‘kencang’.

Apa kalian mengira penonton akan sebanyak itu?

Kami selalu terhubung dengan para pengemar kami melalui media sosial, seperti twitter atau Facebook. Meski begitu, kami tidak pernah bisa mengira-ngira seberapa banyak orang yang akan datang ke konser kami. Semalam jumlahnya cukup besar.

Apakah sejauh ini konser dengan jumlah penonton paling banyak dibanding konser kalian lainnya?

Salah satu yang terbesar. Kami pernah mengadakan konser dengan jumlah penonton sebanyak itu sebelumnya, seperti ketika di Albania. Ya konser tersebut jadi yang paling besar. Konser semalam sepertinya jadi konser intim kami yang paling besar. Dan rasanya menyenangkan ketika kamu bisa berterima kasih pada orang sebanyak itu. Itulah yang kami rasakan.

Mana yang lebih menyenangkan manggung di festival musik skala besar atau konser intim?

Kami rasa yang seperti semalam (konser intim) sangat menyenangkan.

Kalian memulai karier bermusik kalian dari Soundcloud. Bagaimana perasaan kalian begitu tahu musik kalian didengar sampai Asia, seperti Indonesia. Bahkan mereka bisa menyanyikan lagu-lagu tersebut bersama kalian. Apa yang kalian rasakan?

Sangat menakjubkan. Kami bersyukur dapat diterima hanya dari musik yang kami bagikan secara cuma-cuma. Mungkin ada yang kesal karena album musik mereka diunduh secara ilegal, karena tidak menghasilkan uang. Tapi bagi kami ini justru sangat membantu untuk sampai ke pendengar musik kami.

Itukah alasan kalian membuat lima mini album dulu baru membuat debut album penuh kalian?

Ya, kami ingin memiliki pendengar kami dulu sebelum merilis album penuh debut. Kami tidak ingin menggembar-gemborkan musik kami tapi tidak ada yang mendengarkan. Mungkin ini agak tricky, tapi kami rasa cukup relevan. Ketika kami merencanakan sebuah album, kami berpikir bagaimana mengonsepnya. Materi-materi baru bisa saja berasal dari beberapa materi mentah yang kami unggah di internet dan kami merilisnya dalam bentuk album.

Nama kalian, Honne, berasal dari bahasa Jepang yang berarti "niat yang murni" (true feeling). Jadi apa feeling yang ingin kalian bagikan dalam musik kalian?

Sebelum kami menemukan nama itu, kami sudah membuat lima hingga enam lagu. Nama itu dipilih karena sangat merefleksikan apa yang sudah kami buat. Karya-karya tersebut terdengar sangat jujur tentang kehidupan dan apa yang terjadi pada orang-orang sekitar kami. Bisa disebut ini bagian dari romantika musik yang jujur.

Apakah pada album penuh kalian bisa dibilang menjadi jati diri Honne? Dan bagaimana kalian menjelaskan musik kalian ini?

Lagu "Warm On A Cold Night" merupakan lagu pertama yang kami rilis. Dan kami rasa lagu ini mewakili kami. Lagu ini merangkum apa yang kami rasakan.

Apa yang membuat Honne dan budaya Jepang begitu dekat?

Itu dimulai dari saya (Andy). Pacar dan teman-teman saya banyak tahu soal Jepang dan akhirnya saya juga tertarik. Kami berlibur ke sana dan sangat menyenangkan. Sangat berbeda dengan Inggris. Sangat sentimentil. Dan James pun juga menyukainya.

Dan apa project kalian berikutnya?

Kami mulai mengerjakan album baru. Mungkin dalam beberapa waktu ke depan. Tergantung bagaimana kami mengerjakannya. Hahaha. Dalam album berikutnya kami akan membuat musik kami sedikit lebih upbeat dari yang sekarang.

Percakapan kami pun ditutup dengan foto. Andy dan James cukup ramah. Dan kami harap kami bisa bertemu dan terus mendengarkan karya-karya mereka. 

Komentar

Login to P!