Setiap anggota tubuh manusia dari bagian permukaan tubuh sampai ke organ yang paling dalam sekalipun, pasti ada namanya. Akan tetapi..ibarat peribahasa “Gajah di pelupuk mata tidak tampak, semut di seberang lautan tampak,”Itu yang terjadi pada satu bagian tubuh manusia yang sebetulnya selalu terlihat jelas tapi ternyata banyak yang kurang familiar dengan sebutannya.


Bagian itu adalah alur vertikal atau lekukan di area tengah antara hidung dan bibir bagian atas pada wajah setiap manusia.
Terbukti istilah untuk menyebutkan bagian tubuh manusia yang ‘itu’, tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas, sebelum mencari tau via google.

Berikut adalah hasil jawaban dari jajak pendapat beberapa orang yang sudah gue tanyakan:
Cholil Mahmud (Vokalis ERK): Tempat Kumis
Purusha Irma (ViolinisL'alphalpha): Colekan
Poppy Airil (Desainer): Kumis Jojon
Dimas Ario (Digital Media Strategist): Jengglek
Maya Ayano (Media Relasi): Dungbir
Anggun Priambodo (Sutradara/Aktor): Lokasi Keringat
Muksin (Crew band): Tumit<< ngawur banget!


Semua jawaban di atas (kecuali tumit) bisa saja tepat digunakan dalam percapakan sehari-hari, asal ada persamaan makna antar orang yang berkomunikasi. Namun setelah melewati berbagai penelusuran, ternyata bagian antara bawah hidung dan atas bibir manusia ada istilah ilmiahnya, yaitu Philtrum.


Philtrum terbentuk dimana nasomedial dan maksilaris bertemu selama embrio pengembangan (bahasa sehari-hari dikenal sebagai garis hulse) << wow, ribet! Orang Yunani kuno beranggapan bahwa Philtrum merupakan bagian yang paling misterius dari tubuh kita.
Hingga saat ini, para Ilmuwan belum menemukan fungsi dari Philtrum selain untuk mengekspresikan bibir atau mengapresiasikan lebih banyak gerakan bibir. Mungkin itu sebabnya, tidak ada istilah yang lebih familiar dan paten untuk Philtrum.


Berdasarkan pengamatan gue pribadi, ada beberapa fungsi Philtrum. Di antaranya:
1. Pemecah arus ingus
2. Pengganti belah tengah pada rambut
3. Jembatan untuk upil
Atas dasar salah satu fungsi tersebut, gue pribadi menyebutnya Jempil atau Jembatan Upil.


Semoga melalui artikel ini, kosakata kita semua menjadi semakin bertambah. Apapun istilah yang akan lo gunakan untuk menggantikan kata Philtrum, dapat berfungsi untuk menolong orang lain dalam kehidupan sehari-hari, seperti:


"Eh ada nasi tuh nempel di jempil lo!"

Komentar