suka duka jadi freelancer

Karena yang free belom tentu free.

Selama ini orang yang belom pernah ngerasain jadi freelancer punya anggapan bahwa jadi seorang pekerja lepas itu enak. Nggak terikat kontrak, nggak kena omel bos, KELIATAN santai, bisa bangun siang (karena semalam suntuk nggak tidur), dan masih banyak lagi kenikmatan HQQ lainnya yang diidamkan banyak orang. Tahukah lo bahwa sesungguhnya semua tidak seindah keliatannya. Ada banyak suka duka yang dirasakan oleh seorang freelancer. Yang berikut ini adalah beberapa suka duka yang paling sering dicurhatin sama freelancer.

Jam kerja bebas

Via Giphy

"Enak yah, lo bisa kerja kapan aja sesuka lo". Itu adalah satu kalimat yang selalu diucapkan pegawai kantoran kepada seorang freelancer. Yang sebenarnya, pekerja lepas itu bukan bisa kerja kapan aja tapi kapapun kerja. Kalo orang kantor punya jam kerja yang udah pasti misalnya dari jam 08.00 sampai jam 16.00 dan setelahnya bisa pulang dengan tenang, seorang freelancer justru bisa kerja 24 jam dalam sehari. Ngeri nggak tuh? Ditambah lagi, freelancer itu nggak kenal sama yang namanya duit lembur. Mau kerja 25 jam, tetep bayarannya sama. Nggak jarang hari Sabtu dan Minggu tetap kerja. 

Tempat kerja bebas

Via Giphy

Iya bebas saking bebasnya seorang freelancer bisa kerja dimanapun. Nggak peduli lagi liburan, lagi di luar kota, pokoknya saat ada klien dadakan atau revisi dadakan ya harus siap. Nggak peduli tempat deh. Bahkan, saat di puncak gunung aja bisa mendadak dihubungi klien dan kerjaan harus beres saat itu juga.

Pengeluaran pasti, pemasukan nggak pasti

Via Giphy

Sebagai freelancer, lo akan dapat duit saat lo ada kerjaan. Kalo lo nggak kerja atau nggak dapat project itu artinya nggak akan ada transferan yang masuk ke ATM lo. Yang bikin agak sedih adalah kebutuhan bulanan pasti datang tapi kerjaan nggak kunjung datang. Bahkan, nggak tahu kapan bakal ada transferan. Harus pandai-pandai atur pengeluaran nih. Kalo enggak, besar kemungkinan akan kelaparan di awal, tengah, dan akhir bulan. 

Sering dapat bayaran 2M

Via Giphy

Waits, jangan langsung tergiyur dulu. Yang dimaksud 2M tuh bukan 2 milyar melainkan "makasih mas/mbak". Ya gitu deh. Ada yang minta tolong sesuatu. Misalnya aja freelance di bidang desain. Ada teman yang minta tolong dibuatkan desain undangan nikahan. Mintanya buru-buru banget dan banyak revisi. Begitu udah beres bayarannya cuma makasih doang. Haduuuh, banyakin sabar aja deh. Anggap aja beramal sama orang yang membutuhkan. Yah meski dalam hati ingin berkata kasar seeeh. 

Jadi gimana nih, masih minat jadi freelancer? Boleh looh nyoba, siapa tahu lo cocok. Meski ada dukanya tapi sisi baiknya juga ada kok. 

Komentar