kenapa mi instan beli lebih enak dibanding bikin sendiri

Misteri yang selama ini terus jadi teka-teki.

Kita semua pasti setuju kalo di dunia ini ada beberapa makanan yang rasanya jauh lebih enak kalo beli dibanding bikin sendiri. Satu di antaranya adalah mi instan. Nggak ngerti kenapa mi instan yang beli terutama beli di aa' burjoan tuh rasanya lebih nampol. Kalo dikasih penilaian, mi instan yang dimasak sendiri cuma dapat bintang 3, sedangkan mi instan yang beli tuh bisa dapat bintang lima plus plus. MENGAPA DEMIKIAN? APA YANG SESUNGGUHNYA TERJADU? ADA APA DENGAN MI INSTAN? Lo, mantan lo, mantannya tetangga mantan lo, tante lo, nenek lo, dan semua orang pasti penasaran. Ya kan? Demi menjawab rasa penasaran itu akhirnya P! mencoba buat menerka-nerka niih.

1. Jumlah, suhu, dan tingkat keasaman air yang dipakai buat masak mi instan udah berdasarkan penelitian yang terstruktur dan hierarkis.

Via Gfycat

Demi kelancaran bisnis jualan mi instan, para aa' burjo dan pemilik warteg pasti udah pernah bikin penelitian bersama terkait suhu air, tingkat keasamanan, hingga takaran yang paling efisien demi mendapatkan rasa dan kematangan mi yang pas. Hasil penelitian itu dirahasiakan sehingga kita semua nggak tahu. Ini trik gaes, trik. Selama ini lo kalo masak pasti ngasih airnya cuma pakai teori kira-kira kan? Sedangkan para pedagang udah berdasarkan teori berstandar internasioneeeel.

2. Percikan keringat sang pedagang yang jadi bumbu rahasia.

Via Tenor

Lo pasti sering penasaran kenapa rasa mi instan yang dimasak pakai bumbu yang sama bisa punya rasa yang beda. Ya kan? Setelah tidak dipikirkan dengan matang, ada satu kemungkinan para penjual itu punya bumbu rahasia. Bumbu itu berupa keringat-keringat manja dari si aa' penjual. Itu tangannya abis bikin kopi, teh, nyentuh gorengan, lalu dengan mudahnya membuatkan mi instan buat lo tanpa cuci tangan dulu. Bisa aja itu malah jadi bumbu penyedapnya. Bumbu alami.

3. Mi instan dipajang sebelum dimasak.

Via Tenor

Kalo lo perhatikan, warteg ataupun burjoan pasti memajang si mi instan. Nah, mungkin aja ini mempengaruhi rasa juga. Mi instan yang lo masak sendiri nggak pernah lo pajang dan dilihat banyak orang kan? Ya kan? Karena udah dipajang dan ngerasa dihargai, akhirnya mi instan ini mau mengeluarkan rasa terbaiknya.

4. Lo tinggal duduk manis lalu makan.

Via Gifer

Apa ada yang lebih enak dibanding duduk lalu ada makanan yang nyamperin kita? Ini udah kenikmatan HQQ. Bayangin kalo lo harus masak sendiri. Repot banget dah. Lo harus nyiapin air, telur, nugguin masak, nyuci sayur, dan lain sebagainya. Selagi lo masak, lo udah lupa kalo lo lagi laper. Sensasi nikmatnya makan udah rusak duluan.

5. Lo udah ngasih sugesti ke diri lo sendiri bahwa mi instan yang dibeli tuh enak.

Via Make A Gif

Ini nih satu alasan paling masuk akal. Lo udah percaya 100 persen dan lo selalu ngasih sugesti ke otak lo bahwa sesungguhnya mi instan yang lo masak sendiri nggak akan seenak masakan aa' burjo. Coba sugesti ini diubah secara 180 derajat, pasti bakal beda deh hasilnya. 

Kira-kira seperti itulah penjelasan sotoy yang bisa P! berikan demi mencerahkan hari lo dan menjawab penasaran lo. Kalo tetep belom terjawab juga, coba bikin konferensi dengan seluruh aa' burjo dan ibu warteg di seluruh Indonesia. Minta mereka menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Hihi.

Komentar