blackpink

Terpenting dari yang penting

 

Beberapa hari lalu, dunia maya rame banget gara-gara urusan petisi pemboikotan iklan BLACKPINK. Iklan tersebut dianggap nggak pantas ditayangkan karena para personil BLACKPINK yang mengenakan rok mini sambil nari-nari. Ya padahal itu juga hal yang biasa.

Tapi ya jadi heboh gitu. Ada kubu yang mendukung dan ngotot kalo iklan tersebut emang harus dihentikan. Katanya biar nggak ngerusak generasi penerus. KATANYA.
Kubu lainnya yang menentang bilang kalo yang harusnya diperhatikan bukan iklan dan kontennya tapi isi kepala yang nonton.

Setelah melakukan semedi dan juga baca sana-sini, P! beranggapan bahwa yang ada banyak hal-hal di muka Bumi ini daripada urusan rok mini-nya BLACKPINK. Hal-hal tersebut antara lain:

Ajaran menghormati sesama, tanpa pandang gender

Setiap manusia apapun gendernya memiliki hak untuk dihormati. Mau dia cewek ataupun cowok (bahkan mereka yang bergender selain dua yang udah disebutin) patut dihargai dengan segala pilihan yang mereka ambil. Cara menghormatinya sederhana aja, dengan nggak ikut campur urusan orang.

Yang perlu diingat juga, bahwa tiap orang punya pemikiran dan pandangan masing-masing. Nggak jarang kita bakal beda pandangan dengan orang lain, dari situ kita kudu sadar dan nggak boleh memaksakan kehendak kita.

"Ya kalo gitu, hargai juga dong pandangan gue kalo rok mini tuh merusak moral."

Ya tentu dihargai. Tapi dengan nge-judge orang yang berbeda pendapat salah terus 'perang'? Tidak bisa begitu.

Terus juga ada argumen, kalo pakaiannya mini nanti dilecehkan/mengalami kekerasan seksual gimana? Yang salah bukan pakaiannya, tapi pelaku yang nggak bisa menahan diri, nggak bisa menghormati hak orang lain.

P! jamin nih, kalo lo udah bisa ngehargain orang lain apapun gendernya maka lo nggak akan risih dengan ngeliat orang pake rok mini. Bahkan lo nggak akan sempet mikir buat melecehkan apalagi sampe memperkosa, karena lo tau itu bukan hak lo. 

Pendidikan seksual

Ini nih yang minim di Indonesia, pendidikan seksual. Orang tua cuma bilang jangan lakukan seks. Gimana juga seksual jadi salah satu kebutuhan manusia. Yang lebih penting adalah kasih tau baik-buruknya dari hubungan seksual sebelum menikah, pentingnya menggunakan 'pelindung', dan konsekuensinya.

P! yakin kalo pendidikan seksual diajarkan dengan cara yang tepat, maka anak muda bakal ngerti. Dengan begitu mereka bakal paham harus melakukan apa.

Pemberantasan HOAX

Makin ke sini hoax makin menjadi. Arus informasi yang begitu deras suka bikin kita keder sendiri untuk percaya mana yang harus dicerna dipercaya sama mana yang cuma bodong semata. Untuk itu P! berpendapat bahwa pemberantasan HOAX JAUH LEBIH PENTING DARIPADA NGURUSIN ROK MININYA BLACKPINK!!!!!

Lebih penting ajarin netizen buat kritis sama pemberitaan media daripada ngurusin rok mini. Lebih penting ajarin netizen buat banyak baca daripada larang-larang orang berpakaian. Karena kalo otaknya udah diisi wawasan, pasti orang bakal ngerti mana yang salah dan benar, mana yang merusak moral dan yang tidak.

Toleransi Beragama

Ini lebih penting daripada ngurusin rok mini. Lo bayangin dehh, sekarang tuh udah terlalu banyak orang yang berasa punya surga. Gampang banget maki-maki orang. Gampang banget menekan orang yang berbeda keyakinan. Ngerasa paling bener terus ngerasa paling berkuasa. Ya padahal tiap orang kan sama. Daripada ngurusin pakaian orang, ya mending ajarin soal toleransi. Inget sila pertama di Pancasila, Ketuhanan yang maha esa. Dan inget juga kalo di Indonesia agamanya bukan cuma satu. Jadi lebih penting ngajarin toleransi daripada sibuk ngurusin rok mini.

Makan

MAKAN ITU PALING PENTING GUYS!! Yakali lo ngurusin rok mini-nya BLACKPINK bisa kenyang. Yakali bikin petisi nggak pake tenaga. Udah fix makan paling penting daripada ngurusin rok mini. Jangan lupa makan guys, nanti matik kalo nggak makan.

Tentunya masih banyak hal penting di muka bumi ini selain ngurusin rok mini BLACKPINK. Ya mbok pikirkan yang lebih penting lah yaa.

Coba kalo hal yang lebih penting menurut lo apa nih? Tulis di kolom komentar yaa.

 

Komentar