header negara lain bisa mengabadikan blackhole indonesia bisa

Inilah yang terjadi di negara berflower

 

Penampakan black hole yang baru aja diabadikan oleh para ilmuwan dunia berhasil menggemparkan dunia. Selama ini kita cuma tahu ceritanya aja. Cuma nggak pernah lihat aslinya. Ya soalnya takut kesedot juga masuk ke dalam black hole. Hhehehe. Tapi para ilmuwan nggak patah semangat. Buktinya mereka berhasil mendapatkan foto black hole. 

Kadang tuh ya suka ngiri gitu loh sama negara lain. Negara lain sibuk meneliti ini-itu. Negara lain sibuk bikin robot yang membantu manusia. Negara lain sibuk neliti luar angkasa. Negara lain sibuk dengan ilmu pengetahuan. Tapi pas liat Indonesia, khususnya dari media sosial, yang ada cuma ribut-ribut soal siapa yang paling Indonesia. 

Ketika negara lain bisa mengabadikan black hole, Indonesia bisanya...

Ngebebasin koruptor buat nyaleg dan jadi anggota dewan lagi

Korupsi emang terjadi di semua negara. Tapi cuma Indonesia kayaknya yang masih baik sama koruptor. Buktinya aja ada 81 orang caleg yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi maju di pemilihan umum 2019.

Mengutip dari Kompas.com, dari 81 caleg, 23 caleg eks koruptor maju untuk DRPR, 49 caleg eks koruptor maju tingkat DPRD kabupaten/kota, dan 9 caleg eks koruptor maju DPD. Gokil nggak tuh?

Provoke! jadi bertanya-tanya kenapa ya buat ikutan PNS kita harus menyertakan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang menunjukan calon pns nggak punya catatan kejahatan. Tapi kok ya para caleg eks koruptor bisa nyaleg lagi? Korupsi kan bentuk kejahatan juga.

Ngebiarin kasus HAM ngegantung 

Banyak banget kasus HAM yang nggak kelar. Sebut aja kasus-kasus 65 dan 98. Bukannya diselesain malah dijadiin bahan kampanye. 

Melenggangkan intoleransi

Inget nggak soal kejadian di mana Ibu Meliana mengeluhkan volume azan yang terlalu besar? Ibu Meliana harus menjalankan hukuman penjara selama 18 bulan karena keluhannya.

Keluhan Ibu Meliana tersebut sempat menyebabkan kerusuhan hingga terjadi perusakan rumah dan vihara. Mau tau nggak hukuman buat para perusaknya berapa lama.

Mengutip dari detik.com, ada 8 tersangka dari perusakan rumah Ibu Meliana dan vihara. Hukuman yang mereka dapatkan rata-rata dua bulanan.

Itu baru satu kasus. Banyak lagi kasus kayak pelarangan pendirian rumah ibadah, persekusi orang beribadah dll.

Sibuk memproduksi ragam cerita azab

azab 1

azab 2

azab 3

Bukan maksud nggak percaya. Cuma yang di sinetron ini kok ya kayak mengada-ada. 

Nyebar hoax buat belain jagoan

Biasa terjadi di dunia politik. Mereka yang fanatik sibuk sebar hoax yang bercampur kebencian atas lawan dari jagoannya. Sampe lupa kudunya promosi program kerja elah malah main kebencian aja. 

Nahhh nggak mau kan Indonesia ketinggalan di belakang. Negara-negara lain sibuk belajar banyak pengetahuan, kita juga kudu ikutan. Jangan cuma jalan di tempat bahkan mundur ketika banyak negara udah berjalan maju. Kita mulai dari kita. Yuk! 

 

Komentar