header kenapa cinta itu harus diungkapkan

Jangan cuma disimpan sendirian.

Kalo dipikir-pikir, sebenernya salah satu faktor terbesar kenapa populasi jomblo di Indonesia nggak kunjung berkurang adalah karena banyak orang yang memilih jatuh cinta diam-diam. Aelaaah, jatuh cinta kok diam-diam. Emang lo cicak cicak di dinding. Kalo jatuh cinta tuh mbok ya diungkapkan gitu looh, nak. Taku ditolak? Takut dia bilang 'kamu terlalu baik buat aku'? atau dikasih jawaban 'kita temenan aja yah' gituuuh? Loh loh loooh, kok pesimis amat. Kalo lo selalu berpikir kayak begitu tiap kali jatuh cinta, ya siap-siap aja jadi jomblo selamanya.

P! kasih tahu yah, mengungkapkan cinta itu nggak apa-apa. Nggak akan bikin lo mati (kecuali lo mengungkapkannya sambil berdiri di atas rel kereta pas ada kereta lewat, itu lain cerita). Nih, P! kasih tahu beberapa alasan kenapa cinta tuh harus diungkapkan.

1. Cinta bukan uang tabungan atau deposito yang harus disimpan.

Via Giphy

Nak, sadarlah, nak. Rasa cinta lo ke dia bukanlah uang tabungan atau pun deposito bank yang semakin lama disimpan akan semakin menguntungkan. Cinta itu semakin lama disimpan akan semakin banyak siksaan dan nyeseknya. Mau berbuat gini, takut salah terus dia menjauh. Mau ngelakuin sesuatu, takut ketahuan kalo sebenernya ada rasa. Mau cemburu atau ngomel, nggak ada hak. Duuuh, nggak enak banget deh pokoknya. Kalo diungkapkan, lo akan lebih plong. Legaaaaa! Lo bisa ngasih perhatian, cemburu, dan siapa tahu diterima juga jadi pacarnya.

2. Cinta bukan aib keluarga yang harus ditutupin.

Via Tenor

Jatuh cinta adalah hak setiap manusia dan ini bukan tindakan kriminal pun aib keluarga. Ngapain lo tutup-tutupi sih? Jatuh cinta justru menunjukkan kalo lo manusia biasa. Lo membuktikan bahwa lo punya emosi psikologi. Lo bukan batu yang mati rasa. Jadi, nggak usah takut dong buat nunjukkin atau mengungkapkan apa yang lo rasakan. Inget, jujur tuh lebih enak. Apalagi kalo jujur sama diri sendiri.

3. Dia berhak tahu bahwa dia layak dicintai.

Via Giphy

Ini poin paling penting di antara yang penting-penting lainnya. Menurut P!, orang yang lo cintai itu sangat amat berhak tahu bahwa dia layak dicintai. Ya siapa tahu aja selama ini dia ngerasa bahwa nggak ada orang yang menyayangi dia atau naksir dia. Dengan begitu dia akan ngerasa lebih berharga. "Waaah, ternyata ada yang mau ya sama gue. Meski gue ogah sih sama dia".

4. Lo nggak akan bisa jadian tanpa prosesi mengungkapkan perasaan.

Via Tenor

Gimana lo mau jadian sama dia kalo mengungkapkan perasaan aja takut? Ayo dong, berpikirlah lebih realistis. Dia bukan manusia yang bisa baca isi hati orang lain. Kalopun selama ini lo udah ngasih kode, tetep aja itu nggak cukup. Menurut P! nih, mengungkapkan perasaan adalah wujud dari keseriusan dan keberanian lo dalam mencintai dia. Apakah lo pada akhirnya akan berani berkomitmen dengan dia atau lo cuma main-main aja?

5. Umur orang kagak ada yang tahu, guys.

Via Giphy

Bukannya mau bikin lo takut atau ngedoain dia atau lo cepet nggak ada yah. Bukan itu!! Kita ngomongin hal yang logis aja nih. Di dunia ini nggak pernah ada yang tahu kapan kita bakal dipanggil yang Maha Kuasa. Yee kan? Jangan sampai lo nyesel. Inget, penyelasan nggak pernah datang di awal. Udah banyak loh kejadian kayak gini. Sekali lagi bukan mau nakut-nakutin lo. Ini cuma buat jadi bahan pertimbangan aja.

Jadi apakah hari ini lo akan menyatakan cinta? Silahkan saja atau mau mempertimbangkan dan menghitung kemungkinan ditolak, boleh aja. Semua pilihan ada di tangan lo karena yang jatuh cinta lo.

Komentar