header-6-hal-yang-bisa-lo-lakukan-kalau-terjebak-di-dalam-toxic-family.jpg

Karena lo harus tetap hidup dan selamat.

Nggak bisa munafik emang, kalau keluarga yang kita harapkan jadi pelabuhan dan tempat aman itu nggak selamanya sempurna. Kalau beberapa orang merasa tempat paling aman bagi mereka adalah keluarga, tapi nggak jarang juga ada yang merasa malah nggak nyaman ketika berada di keluarganya karena sebab satu dua hal. Yep, bisa jadi lo lagi terjebak di dalam toxic family. Kalau jiwa di dalam diri lo udah merasakan tanda-tanda lo terjebak di toxic family, saatnya menyelamatkan diri dari keadaan ini. 

Beberapa hal di bawah ini bisa lo lakuin kalau udah terjebak di dalam toxic family, karena lo harus tetap hidup dan selamat. 

1. Cari Bantuan!

Yang paling pertama dan terdekat adalah cari bantuan. Lo bisa cari bantuan dengan mengikuti kelompok konseling yang berfokus pada pembahasan keluarga. Kalau lo nggak sempat nemu, bisa ngobrol dengan orang yang lo percaya. Siapa pun itu, yang pasti mereka bikin lo nyaman buat cerita sekaligus bisa memberikan solusi atas permasalahan hidup lo. 

2. Alihin Marah Lo ke Hal Produktif

Daripada rasa marah lo memuncak dan bikin situasi keluarga makin memanas, lebih baik lo arahkan ke hal-hal produktif. Lo bisa olahraga, nulis di jurnal, bikin karya, alirkan emosi lo ke hal tersebut dan bikin emosi lo mulai menurun suhunya dengan kegiatan tersebut. 

3. Mulai Menerima Keadaan Keluarga 

Yep, ini emang susah banget tapi lo harus melakukannya. Rasanya pengen berontak terus, tapi sampai kapan harus begini? Lebih baik, lo terima apa adanya keadaan keluarga yang memang seperti itu. Setelah lo tahu kalau keluarga lo ternyata toxic, jangan mengulangi hal tersebut di masa kini maupun masa depan. Jadikan hal ini sebagai pelajaran kehidupan. Lo bukan mereka, jadilah manusia yang lebih baik. 

4. Selamatkan Diri Lo dengan Mengenali Diri Lo Sendiri

Lo pasti ngerasa rapuh banget karena udah berada di lingkungan yang toxic, rasanya kayak nggak mampu buat ngapa-ngapain lagi. But hey, life must go on, dear. Kalau bukan diri lo sendiri yang menyelamatkan, siapa lagi? Lo bisa mulai dengan self care yakni mencintai diri lo. Ini bukan hal egois, tapi ini demi kebaikan lo juga. Salah satu self care yang paling penting adalah kenali reaksi lo kalau berada di lingkungan toxic, kemudian cari jalan untuk kembali sadar. Bisa dengan meditasi biar lebih sabar ketika menghadapi situasi yang toxic. 

5. Jangan Menunggu Orang Lain Kasih Kebahagian, Do It by Yourself!

Karena sebenernya bahagia itu nggak perlu lo cari di orang lain atau di mana-mana. Bahagia itu lo yang ciptakan dan asalnya dari dalam diri lo. Jangan nungguin orang yang kasih kebahagiaan, keburu lo nyerah duluan nanti, huhu. Terus gimana dong cara menciptakan kebahagiaan? Caranya kenali diri lo sendiri, berdamai lah dengan masa lalu dan menjalani hidup masa kini. Susyah? Iya, beb! Tapi semua butuh proses dan lo pasti bisa! Setelah itu, kebahagiaan pun menanti lo~

6. Kalau Udah Nggak Kuat Banget, Ngekos Atau Pindah Tempat

Emang sih ini ekstrim banget buat yang belum pernah tinggal jauh dari orang tua. Tapi kalau lo udah merasa ini adalah hal yang terbaik, lo bisa pindah ngekos yang tetap satu kota dengan keluarga lo biar masih bisa ketemu. Atau bisa juga lo pindah ke tempat temen lo yang paling deket banget dengan syarat temen lo juga bersedia dan lo juga patungan bayar, hehe. Bisa juga ngungsi sejenak beberapa hari gitu ke rumah saudara, kok. Fungsi dari pindah tempat ini adalah agar jiwa lo nggak terkena gesekan konflik yang ada di keluarga lo, selain itu biar emosi yang menumpuk di dalam diri lo bisa meredam juga. Simpelnya adalah: take your time, you need rest, honey.  

Komentar