panduan membenci yang baik dan benar

Benci boleh, bego jangan!

 

Kalo banyak media menganjurkan untuk menyebar cinta dan energi positif, P! mau tampil beda. Kali ini P! mau ngasih tau lo semua caranya untuk membenci.

Karena apa? Ya karena kan manusia selalu punya dua sisi. Positif dan negatif. Kalo energi positif terus yang dikasih panggung, yaa kasihan dong si energi negatif nggak kebagian?

Nah untuk itu P! mau bikin panduan buat lo membenci. Eh tapi benci di sini dilakukan dengan elegan dan ciamik. Jangan katro bin norak yang menunjukkan lo bego. Dijamin aman!

Udah deh, nggak usah panjang lebar lagi. Ini dia Panduan untuk membenci yang baik dan benar!

Sampaikan secara personal

via GIPHY

Jujur itu lebih baik dan fair. Sekaligus jadi ngebantu orang buat introspeksi diri. Semisal sesuatu yang nggak lo suka bisa diubah maka jadi keuntungan buat lo dan orang yang lo nggak suka. Kalo orang tsb nggak mau berubah, yaudah. Jangan buang waktu buat ngurusin doi. Dan kalo doi udah berubah tapi lo tetep benci, the problem is yours, honey!

Nggak usah cari massa

via GIPHY

Kalo kebencian lo atas dasar personal, ya nggak usah cari massa. Lo lagi nggak mau bikin partai atau sekte. Ya pasti ada aja sih orang lain yang benci hal/orang yang sama kayak lo, tapi ya yaudah. Nggak usahlah nge-rekrut orang buat membenci hal yang sama.

Jangan ada di lingkungan yang sama

via GIPHY

Sumpek nggak sih ada di lingkungan yang sama dengan orang yang lo benci? Nah kalo udah ngomong personal dan lo masih benci terus makin sumpek, ada beberapa pilihan yang bisa lo ambil.

Pertama, cabut dan jangan ada di lingkungan yang sama. Kedua, kalo emang nggak bisa cabut, berusahalah profesional. Karena di sini yang dipertaruhkan adalah nama lo.

The choice is yours, babe!

Salurkan energi kebencian lo ke hal yang lebih berfaedah

via GIPHY

Setelah lo mengaku rasa benci lo dan udah menyampaikan secara langsung ke orang yang bersangkut, sekarang saatnya buat lo melepaskan. Lepaskan energi negatifnya ke dalam bentuk yang lebih berfaedah.

Contohnya: bikin karya yang lebih cakep daripada orang yang lo benci. Hindari memaki di media sosial, karena itu sangat norak! Nggak elegan sama sekali.

Dan tentunya bikin capek sendiri. Ngapain capek-capekin diri sendiri. Sedangkan orang yang lo benci sibuk dengan hidupnya? Mending yaa disalurkan ke hal yang berfaedah. Syukur-syukur bisa datengin duit mayan buat makan.

Ngaca!

via GIPHY

Eh poin ini bukan bermaksud ngegas yaa. Sekadar saran.

Kalo semua poin udah lo lakuin dan lo masih sibuk membenci, kini saatnya lo berkaca diri. Jangan-jangan yang salah itu diri lo. Kebanyakan iri. Kebanyakan dengki.

Manusia emang cenderung lebih suka menyalahkan orang lain, ketimbang ngecek ke diri sendiri. Jadi ya bisa jadi masalah yang ada, kebencian yang lo pelihara lahir dan tumbuh di kepala lo sendiri. Karena lo nggak suka ada yang lebih dari lo. Karena lo nggak suka 'tertinggal' dari orang lain. Bisa jadi.

Nah selamat mencoba panduan membenci dari P!. Semoga setelah ini kita bisa mengatur diri dan rasa benci terhadap sesuatu/seseorang. Membenci itu wajar, yang nggak wajar adalah lo memutuskan untuk hidup dalam kebencian.

Aih aih udah kek Mario Teguh nih. Wkwkwk. Udah deh pokoknya gitu! Selamat mencoba!

Komentar