5 sinetron indonesia yang bisa diangkat ke layar lebar

Akan ada Paramitha Rusady di daftar ini.

 

Tahun ini "Keluarga Cemara" akan diadaptasi oleh Visinema ke layar lebar. Nirina Zubir dan Ringgo dipilih sebagai pemain Abah dan Emak. Yandy Laurens bertugas sebagai sutradaranya. Film "Keluarga Cemara" katanya bakalan dirilis pertengahan tahun ini.

 

Tapi ternyata "Keluarga Cemara" bukan satu-satunya sinetron 90-an yang akan hadir ke layar lebar. Sinetron legendaris "Tersanjung" katanya juga bakalan diadaptasi ke layar lebar. Katanya sih Hanung Bramantyo bakalan jadi sutradara "Tersanjung" layar lebar.

via GIPHY

Nah, karena kayaknya tren sinetron ke bioskop lagi ngetren, gue mau ngasih saran ke para produser Indonesia untuk ngadaptasi sinetron-sinetron 90-an di bawah ini. Sebagai penonton sinetron Indonesia tahun 90-an, gue rasa gue cukup qualified untuk mengkurasi sinetron-sinetron mana aja yang perlu diadaptasi.

Oke, berikut ini adalah 5 sinetron 90-an yang kayanya asik buat diadaptasi ke layar lebar.

#1 Karmila

Old Cast: Paramitha Rusady, Teddy Syach

"Karmila" diadaptasi dari novelnya Marga T yang bercerita tentang seorang dokter bernama Karmila yang diperankan oleh Paramitha Rusady yang diperkosa oleh Teddy Syach. Secara spesifik gue bisa jelasin lo betapa sensasionalnya adegan pemerkosaan di tenda yang sama sekali nggak ada panas-panasnya saat diputar di TV waktu itu. Tapi terlepas dari semua ke-corny-an itu, Karmila adalah sebuah drama yang lumayan. Saking lumayannya kakak gue sampe obsesi sama Paramitha Rusady dan ngoleksi semua gambar Paramitha Rusady yang ada di kalender.

"Karmila" bisa banget diangkat ke layar lebar tentu saja dengan konflik yang lebih kekinian. Mungkin saja Karmila diperkosa sambil divideoin dan kesebar sampe Lambe Turah. Itu bisa terjadi. Kalo Bu Dendi aja bisa viral kenapa Karmila enggak.

Dream Cast: Vanesha Prescilla, Iqbaal Ramadhan

#2 Saras 008

Old Cast: Cindy Dewiana

Seinget gue, "Saras 008" bercerita tentang gadis SMA biasa yang mempunyai kekuatan super. Kalo nggak salah, dia menjadi superhero karena arwah kucing kesayangannya masuk ke dalam tubuhnya. Namanya tontonan anak-anak ya, make sense juga nggak, yang penting seru.

Kalo Catwoman punya kostum seksi dan kepribadian psycho yang asik, Saras 008 punya kostum hitam putih yang norak yang anehnya waktu kecil malah jadi inspiring banget. Banyak temen-temen gue yang memeragakan bagaimana Saras berubah waktu jam istirahat.

Karena tontonan anak-anak sangat dikit apalagi yang berbau superhero, Saras 008 bisa jadi pilihan asik buat diangkat ke layar lebar. Mungkin para stand-up comedian itu bisa dijadiin salah satu tokoh antagonisnya.

Dream Cast: Tara Basro

#3 Tersayang

Old Cast: Jihan Fahira, Anjasmara, Adam Jordan

Sebelum ada Rangga dan Cinta, para pecinta sinetron mengenal Mayang sama Dion. Ceritanya tentang seorang cowok bernama Dion yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Mayang. Twist-nya? Si Mayang udah dijodohin sama cowok lain bernama Andi.

Gue nggak inget detil bagaimana ceritanya, tapi yang jelas "Tersayang" melibatkan adegan topi bertuliskan Tersayang dengan kembang mawar yang saking inspiring-nya banyak orang beli dan make. Termasuk gue.

"Tersayang" sangat remake-able karena temanya yang nggak kemakan jaman. Dan dengan pendekatan kekinian, topi "Tersayang" bisa diganti dengan barang-barang lain. Kayak sepatu misalnya. Meskipun gue nggak menyarankan adegan lempar-lemparannya direka ulang karena akan sakit kalo dilempar sepatu.

Dream Cast: Sheryl Sheinafia, Refal Hady, Jefri Nichol

#4 Doa Membawa Berkah

Old Cast: Anjasmara, Tamara Bleszinski

Nggak ada momen fenomenal di dunia ini selain nungguin buka puasa sambil nonton "Doa Membawa Berkah" di Indosiar. Sinetron ini emang dirilis di tahun 2000, tapi estetika 90-annya masih berasa. Ceritanya tentang Anjasmara yang naksir sama cewek di kampusnya yang diperankan oleh Tamara.

Tentu saja karena ini sinetron Ramadhan, maka ada unsur religinya. Si cewek bukan Muslim dan di akhir ceritanya si cewek akhirnya jadi mualaf.

Dibandingkan dengan film-film religi jaman sekarang yang harus banget pake setting luar negeri untuk menunjukkan kemegahan Islam—I’m looking at you, "Ayat Ayat Cinta 2"—"Doa Membawa Berkah" jauh lebih kena sasaran. Mungkin karena ada tokoh antagonis yang melotot-melotot asik. Sinetron ini bisa banget diangkat ke layar lebar. Dan bisa aja ceritanya di balik. Jadi yang mualaf si cowok. Cuma mungkin kalo diadaptasi adegan-adegan melototnya bisa dikurangi.

Dream Cast: Putri Marino, Chicco Jerikho

#5 Gerhana

Old Cast: Pierre Roland, Dina Lorenza

"Gerhana" is so simple. Seorang anak lahir pas gerhana matahari dan akhirnya dia jadi sakti. Hanya dengan gedek-in kepala, dia bisa bikin sesuatu terjadi. Melawan hukum Fisika pokoknya. Dengan muka Pierre Roland yang kinyis-kinyis dan rambut belah tengahnya yang sangat in saat itu, Gerhana membuat banyak temen-temen gue gedek-gedek-in kepala setiap saat.

Sinetron ini menurut gue bisa dibikin lagi dengan treatment yang berbeda. Bisa aja pendekatannya bukan ke superhero tapi tentang seorang cowok biasa dan bagaimana dia handle power ini. "Gerhana" masa kini bisa dibikin kayak romcom ala-ala "My Super Ex-Girlfriend".

Dream Cast: Adipati Dolken, Dea Panendra

Komentar