5 aktris yang perlu come back ke layar lebar

They should be back.

 

Layar-layar bioskop kita nggak pernah kekurangan stok film nasional. Meskipun banyak orang masih suka protes tentang betapa kurangnya layar untuk film Indonesia-yang memang sangat jomplang kalo dibandingkan dengan film-film bule.

Makin ke sini, makin banyak wajah-wajah baru perfilman Indonesia. Which is good karena kita butuh regenerasi. Tapi entah kenapa, gue kangen sama wajah-wajah lama pemain sinetron Indonesia zaman dulu. Gue kangen muka-muka penuh bedak Dini Aminarti dan Lulu Tobing.

Nah, karena itulah gue pengen bikin daftar lima aktris sinetron yang harusnya come back lagi ke layar lebar. Nah untuk lebih seru, lima aktris sinetron tersebut adalah mantan-mantan pemain antagonis yang legendaris. Kira-kira apa peran yang cocok buat mereka? Let’s go.

#1 Farida Pasha

farida pasha

Farida Pasha pernah menjadi mimpi buruk lo. Ketawanya yang super gengges pernah bikin lo panas dingin. Ya doski adalah pemeran Mak Lampir dalam serial misteri legendaris, Misteri Gunung Merapi yang tayang di Indosiar setiap Minggu malam. Memori gue mengenai dia adalah pokoknya gue selalu ngerjain PR buat Senin dengan ketawa dia sebagai backsound di belakang gue.

Dia pernah juga ikutan dalam film horor keren abis berjudul Guna-Guna Istri Muda di tahun 1977. Perannya paling terakhir di layar lebar adalah 10 tahun lalu ketika Rudi Soedjarwo minta dia main di 40 Hari Bangkitnya Pocong.

Cocoknya di mana: Farida Pasha paling asyik main horor lagi. Dia bisa banget jadi dukun atau jadi supernatural being untuk the next "Danur" ngelawan Prilly Latuconsina.

#2 Vicky Burki

vicky burki

Vicky Burki adalah karakter antagonis andalan untuk peran-peran seperti tante-tante ngeselin, mertua ganas atau orang tua minta digaprok sama gas elpiji. Dengan suaranya yang khas, dia berhasil membuat semua mak-mak yang lagi metikin ujung toge jadi gemes sama dia.

Meskipun Vicky Burki akhirnya juga terkenal sebagai ikon aerobik dan isu dia minum kencing tiap hari, dia adalah salah satu antagonis yang selalu teringat di kepala gue. Gue mungkin nggak bisa nyebut dia pernah main di sinetron apa, tapi wajah dia nggak pernah gue lupakan.

Cocoknya di mana: Vicky Burki akan jadi hiburan yang menyenangkan kalo dia bisa bikin Michelle Ziudith nangis. Paling gemas kalo dia jadi nyokapnya Rizky Nazar sehingga Michelle Ziudith butuh effort buat nikah sama Rizky Nazar di film mereka berdua selanjutnya.

#3 Moudy Wilhelmina

moudy wilhelmina

Mama tirinya Marshanda di Bidadari ini emang legendaris. Bagaimana dia bisa menyiksa Lala sampai begitunya emang patut diacungi jempol. Dan entah kenapa, Moudy Wilhelmina bisa memerankan karakter-karakter evil tersebut dengan renyah.

Meskipun doski masih kadang sering nongol di layar kaca, kehadirannya di layar lebar agak jarang. Menarik banget kalo dia tiba-tiba nongol di layar kaca dan bikin lo bilang, “Oh, dia nih yang bikin Marshanda keujanan.”

Cocoknya di mana: Dalam sebuah film reliji, Maudy Wilhelmina berperan sebagai bos yang jahat. Di mana di dalam film tersebut, dia melarang Acha Septriasa memakai jilbab atau dia akan dipecat.

#4 Nia Ramadhani

nia ramadhani

Oke. Nia Ramadhani vakum di layar kaca emang by choice. I mean, kalo gue kawin sama orang dengan nama Bakrie di belakangnya, gue juga mending milih chill di pinggir kolam renang sambil Netflix-an sementara pembantu-pembantu gue tetep ngasih margarita ke gelas di samping gue tanpa henti. Nggak ada ceritanya gue jadi babu di televisi.

Nia Ramadhani muncul pertama kali di Bidadari sebagai teman Lala yang baik. Dia mencuri perhatian tapi dia baru menunjukkan bakatnya yang luar biasa di Bawang Merah Bawang Putih. Ngeliat Nia Ramadhani marah-marah ke muka Revalina setiap saat adalah sebuah hiburan yang nggak pernah gue kira gue butuhkan. Dan somehow, gue kangen itu.

Cocoknya di mana: Nia Ramadhani main film thriller-gore ala Rumah Dara yang disutradarai sama Mo Brothers. Paling seru kali dia mati sebelum dia diselametin sama Iko Uwais.

#5 Leily Sagita

leily sagita

Nyebut aktris spesialis antagonis tanpa nyebut nama Leily Sagita seperti makan di nasi padang pake sendok. Kalo misalnya di Oscar ada kategori pemeran antagonis terblangsak, piala Oscar Leily Sagita pasti udah ngalahin pialanya Meryl Streep. Peran demi peran antagonis Leily Sagita babat kayak orang kesurupan. Nggak ada mak-mak yang nggak bete sama dia. Dan nggak ada satu pun yang membosankan.

Mulai dari aksinya di Tersanjung sampe di sinetron reliji legendaris Doa Membawa Berkah 2, Leily Sagita benar-benar membuat semua orang geram kepadanya. Gue nggak akan pernah lupa momen Leily Sagita ngedorong Nani Wijaya yang kena stroke di kursi roda sambil dia ketawa jahat. Ursula-nya The Little Mermaid got nothing on her.

Cocoknya di mana: Orang yang jago jadi jahat biasanya jago ngelucu. Gue pengen liat Leily Sagita main film komedi bareng para stand up comedian. Mungkin jadi ibu kosnya Raditya Dika atau tukang jualan mendoan di film Ernest berikutnya?

Komentar