dendam 1

Sesuatu yang sangat lezat akan menghantui kalian tahun 2021.

Terpantau di hadapan mata: Ladya Cheryl di Kinosaurus.


dendam 2


Kalian semua pasti tahu bahwa Ladya Cheryl yang terkenal sebagai pemeran Alya dalam Ada Apa
Dengan Cinta atau bahkan Alisha dalam Fiksi. tidak banyak main film. Lo nggak akan menemukannya di
film reliji. Atau bahkan nongol di Instagram Lambe Turah. Penampilan terakhir doi mungkin di Postcards
From The Zoo di tahun 2012. Setelah itu doi seperti ngilang. Walaupun sebenernya doi nggak ngilang
karena doi belajar filmmaking di New York. And she’s back. Spectacular as ever karena dia bakalan
reunian dengan Edwin melalui adaptasi Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas.


dendam 4


Dari event yang sama, produser Palari Films yaitu Al Zaidy dan Meiske Taurisia ngobrolin soal bagaimana
mereka mutusin untuk adaptasi novel kesayangan semua pecinta sastra ini (dan juga hipster yang bilang
mereka suka buku ini karena nama Eka Kurniawan sangat asyik untuk di-name drop, even if you don’t
read the book) dari sejak lama. Dari 2016 mereka udah siap gas untuk bikin film ini dengan bawa film ini
di Asian Project Market di Busan, 2017 ke Rotterdam, kemudian lanjut ke Hong Kong sampai mereka
dapat grant dari Singapura dan Thailand. Setiap tahun progress-nya selalu ada.


Produser Al Zaidy bilang bahwa novel Eka Kurniawan ini adalah salah satu novel Indonesia favoritnya.
“Saya bacanya aja tuh 12 jam selesai. Saking page turner-nya. So gripping,” jelasnya. Al Zaidy juga
menjelaskan bahwa ketika baca doi aja udah kebayang filmnya akan seperti apa.


Sementara itu Meiske Taurisia menjelaskan bahwa tim Palari Films sudah mempersiapkan diri dengan
semua kekompleksitasan cerita yang ada di dalamnya. “Yang nulis Edwin dan Eka Kurniawan. Eka nulis di
awal, kemudian estafet ke Edwin. Gitu aja terus tek tokan. Beberapa bulan sekali ada draft baru,”
terangnya.


Dari tahun lalu Edwin apparently sudah mulai keliling untuk mencari lokasi. Karena setting ceritanya
terjadi di Pantura, mereka memutuskan untuk mengambil lokasi syuting di Rembang. Alasannya? Dia
punya tekstur yang kaya. Ada pantai, Pantura di sana, ada bukit-bukit.


dendam 3

Setelah dua produser menjelaskan tentang proses pembuatan film ini, Eka Kurniawan bercerita tentang
kolaborasinya dengan Edwin dalam menulis skrip bersama. “Kami membayangkan ada semacam apa
ya... semacam roh dari novel tersebut yang ingin ditransfer ke medium yang lain. Kalau bisa rohnya
sama tapi secara ekspresi mungkin berbeda,” terangnya.


dendam 5


Oh dan tentu saja, sesi terakhir adalah kemunculan Ladya Cheryl bersama sutradara Edwin yang sudah
bekerja sama dari film pendek Kara Anak Sebatang Pohon, Trip To The Wound, Hulahoop Soundings, film
panjang Babi Buta Yang Ingin Terbang, dan Postcards From The Zoo. Dalam film ini Ladya Cheryl akan
berperan sebagai Iteung.


“Saya udah lama juga nggak komunikasi dengan Ladya dalam hal bikin film,” kata Edwin memulai
penjelasannya kenapa dia menjatuhkan pilihan ke Ladya Cheryl untuk memerankan karakter Iteung.
Karena itulah Edwin akhirnya bertanya ke Ladya Cheryl apakah dia masih tertarik untuk bikin film.


Ladya Cheryl sendiri menjawab bahwa dia pada awalnya masih ragu ketika peran Iteung ini ditawarin ke
doi. “Gue juga tau bahwa film ini akan dibuat dari setahun yang lalu. Akhirnya gue dapet text dari Edwin,
Edi (Al Zaidy), dan Dede (Meiske Taurisia) dan mereka bertanya apakah gue tertarik. Dibaca dulu skripnya
trus novelnya juga dibaca. Dari cerita yang bikin gue tertarik. Dan karakter. Selalu dari situ biasanya kalo
gue suka sama film. Tapi, apakah gue mampu memerankan ini? Nah itu pada saat itu gue ragu,” terang
doi. Sampe sekarang pun katanya keraguan itu masih ada makanya mereka masih terus riset. Dan itu
sebabnya Ladya yang biasanya nggak pernah casting untuk filmnya Edwin, memutuskan untuk ngirim
video casting dari adegan-adegan yang dipilih Edwin untuk meyakinkan bahwa dirinya bisa.


Yang juga spektakuler dari Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas adalah konon film ini
direncanakan akan disyut menggunakan 16mm. Tapi berita buruknya, kita harus nunggu sampe 2021 untuk
menyaksikan Ladya Cheryl kebut-kebutan naik motor.


dendam

Komentar