bukancintabiasa1erwingutawa.jpeg

Alunan dari orkestranya bikin merinding!

Setelah sebelumnya merilis lagu “Menghitung Hari” milik komposer Melly Goeslaw dan pernah dipopulerkan oleh Krisdayanti, Erwin Gutawa merilis lagu yang tidak kalah populernya yaitu “Bukan Cinta Biasa” milik komposer Bebi Romeo dan dipopulerkan oleh Afgan.

Lagu “Bukan Cinta Biasa” merupakan lagu ketiga dari sebuah rangkaian yang tengah Erwin persiapkan dalam project bernama Symphonesia. Dalam project ini, Ewin Ingin lebih menggali kekayaan – kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk orchestra simfonik. Melodi yang indah dan daya tarik yang kuat pada lagu “Bukan Cinta Biasa” menjadi salah satu alasan bagi Erwin untuk diadaptasinya menjadi komposisi instumentalia. “Dalam sebuah karya instrumentalia, melodi adalah unsur penting, harus dapat bercerita karena tidak ada lirik” (Erwin Gutawa). Suasana dan sudut pandang baru kemudian menjadi sebuah hasil dari lagu yang pertama kali rilis pada tahun 2010.

screen_shot_2019-08-18_at_12.25.36_pm.png

Guna mencapai hasil aransemen yang maksimal, Erwin Gutawa berkolaborasi dengan 60 musisi orchestra di Vienna, Austria yang tergabung dalam Syncron Stage Orcestra. Vienna, sebagai kota kelahiran komponis legendaris Mozart, dikenal sebagai kota musik dan “gudang” musisi orkestra. Ditambah lagi, Studio rekaman kelas dunia, Syncron Stage Vienna, yang sangat modern dan sedang naik daun sebagai tempat berproduksi scoring film – film besar kelas Hollywood termasuk karya – karya komponis Hans Zimmer.

screen_shot_2019-08-18_at_12.25.47_pm.png

Proses rekanan dilaksanakan pada bulan Juni 2019 yang lalu dan Erwin dibantu oleh kondutor tetap Syncron Stage Orchestra dan concertmaster Marina Dimitrova. Proses mixing kemudian dilanjutkan oleh Eko Sulistyo di Jakarta dan mastering dipercayakan kepada Simon Gibson, engineer ternama dari Abbey Road Studio, London, Inggris.

Komentar