Situasi 03:
"Betapa sedih hati kami.. kadang-kadang miris rasanya melihat pasangan lain yang begitu romantis melangsungkan makan malam berdua di restoran.. sedangkan kami samasekali tidak pernah mengalami hal seperti itu.. jangankan makan di restoran; minum air putih-pun kami jarang.. kadang-kadang, kami hanya makan pucuk rumput dan minum air embun.. pernah pada suatu ketika, kami melihat tetesan oli bekas mesin mobil, dan lalu kemudian kami campur dengan serbuk kayu; ..rasanya mirip kue. yaahh.. kira-kira seperti itulah keadaan kami.. bagaimana menurut pendapat anda?"
 
Jawab:
Hiks.. saya tak mampu berkata apa-apa.. 
 
===============================
 
Situasi 04:
"Pacar saya keterlaluan.. tidak pernah mau bepergian menggunakan kendaraan umum! ..kemana-mana harus menggunakan kendaraan pribadi! ..padahal, biaya serta pengeluaran uang untuk bahan bakar dan sebagainya, adalah lumayan besar! ..bagaimana cara menasehati dia agar mau bepergian menggunakan kendaraan umum serta fasilitas publik lainnya?"
 
Jawab:
Ada pepatah kuno yang menyebutkan: "..if you do that, why do you love me?", yang artinya: jika memang seseorang tidak bisa melakukan apa yang seharusnya dilakukan, maka kita harus bisa mengubah persepsi seseorang mengenai hal tersebut. maksudnya, jika pacar kamu tidak mau menggunakan kendaraan umum dan lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi, maka cobalah untuk mengubah sedikit-demi-sedikit pandangannya terhadap angkutan umum dengan cara-cara yang halus dan cermat. misalnya: pertama, ajak pacar kamu bepergian dengan mobil van ataupun minibus. coba rasakan sensasi dan variasi kendaraan yang berukuran lebih besar dari sedan. kemudian jika pacar kamu sudah mulai terbiasa menggunakan kendaraan jenis van / minibus, ajarkan dia untuk tidak selalu harus duduk berdampingan di depan kemudi.. ada kalanya salah satu dari kalian ada yang pindah posisi di bagian bangku belakang, sementara seorang lainnya tetap memegang kemudi. tahap selanjutnya adalah membiasakan diri untuk menghapal nama daerah yang akan kita tuju; misalnya: jika kita ingin pergi ke sebuah daerah (contoh: pasar minggu, manggarai, blok m, dsb..), maka suruh pacar kamu untuk menyebutkan nama daerah tersebut secara lantang dan keras ke arah luar kiri mobil. nanti, jika ada orang lain yang memberhentikan mobil kamu, jangan sungkan untuk berhenti dan memberikan tumpangan ke orang tersebut; sesuai arah yang sama seperti yang sedang kamu tuju. lakukan kegiatan ini secara berulang-ulang, hingga nanti tiba saatnya kamu membutuhkan kapasitas tempat duduk yang lebih besar, dan terpaksa mengganti van / minibus kamu dengan kendaraan jenis lain seperti: metromini, kopaja.. atau bahkan, di level selanjutnya kamu dan pacar kamu dituntut untuk mampu mengendarai jenis yang lebih besar, seperti: DAMRI, PPD, PATAS-AC, bis antar-kota-antar-provinsi, dan sebaginya.. nah, di tingkat seperti ini, pacar kamu akan segera melupakan prinsip kendaraan pribadi dan kendaraan umum. kalian sudah bersatu, menjelma menjadi pelayan publik.
 
=================================
 
Situasi 05:
"Orangtua saya tidak menyetujui hubungan cinta antara saya dan dia.. apa yang harus what should i do?"
 
Jawab:
..beri pengertian yang mendalam kepada mereka tentang hubungan cinta kal..
 
"tidak akan berhasil.."
 
ngg.. mungkin, karena kalian berbeda agama?
 
"nggak juga.."
 
faktor ekonomi-kah? ..kamu orang kaya, dan dia orang miskin?
 
"saya yang orang miskin.. berarti bukan itu masalahnya.."
 
..jangan-jangan, faktor umur? selisih umur yang begitu jauh?
 
"nggak mungkin.. selisih umur kami hanya 2 tahun.."
 
anak nakal? wajahnya jelek? bukan dari keluarga baik-baik?
 
"nggak juga.."
 
lantas, mengapa orangtua kamu nggak merestui?
 
"..karena, orangtua saya sudah meninggal.."
 
..innalillahi, Tuhan memberkati.. saya sangat berduka dan turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian orangtuamu, nak..
 
"terimakasih.."
 
sama-sama..
 

Komentar